Dalam rangka pemenuhan kebutuhan energi yang berkelanjutan, selama ini kita lebih banyak menitikberatkan kepada sisi penyediaan energi karena masih merasa memiliki sumber daya yang berkelimpahan. Padahal dalam kenyataannya cadangan energi kita khususnya cadangan energi fosil semakin berkurang sementara pertumbuhan energi tetap tinggi yaitu rata-rata 7% per tahun. Hal ini menyebabkan terjadinya kekurangan energi di beberapa wilayah.
Salah satu cara yang sangat mudah dan murah untuk mengatasi kekurangan energi tersebut adalah dengan melakukan konservasi dan efisiensi energi. Pemerintah mengajak masyarakat untuk menggunakan energi secara hemat, yaitu efisien dan rasional tanpa mengurangi faktor keselamatan, kenyamanan dan produktivitas.
Sekolah sebagai institusi pendidikan memiliki peran untuk mendukung dan menjalankan program pemerintah terhadap penghematan energi. Dengan hal tersebut sekolah sebagai salah satu lembaga pemerintah harus berupaya dan berfikir jangka panjang, sebab pengembangan sekolah yang menghemat energi akan memberikan banyak manfaat baik secara energi, ekonomi dan lingkungan.