Dalam rangka pemenuhan kebutuhan energi yang berkelanjutan, selama ini kita lebih banyak menitikberatkan kepada sisi penyediaan energi karena masih merasa memiliki sumber daya yang berkelimpahan. Padahal dalam kenyataannya cadangan energi kita khususnya cadangan energi fosil semakin berkurang sementara pertumbuhan energi tetap tinggi yaitu rata-rata 7% per tahun. Hal ini menyebabkan terjadinya kekurangan energi di beberapa wilayah.
Salah satu cara yang sangat mudah dan murah untuk mengatasi kekurangan energi tersebut adalah dengan melakukan konservasi dan efisiensi energi. Pemerintah mengajak masyarakat untuk menggunakan energi secara hemat, yaitu efisien dan rasional tanpa mengurangi faktor keselamatan, kenyamanan dan produktivitas.
Sekolah sebagai institusi pendidikan memiliki peran untuk mendukung dan menjalankan program pemerintah terhadap penghematan energi. Dengan hal tersebut sekolah sebagai salah satu lembaga pemerintah harus berupaya dan berfikir jangka panjang, sebab pengembangan sekolah yang menghemat energi akan memberikan banyak manfaat baik secara energi, ekonomi dan lingkungan.
Dalam rangka ikut menyukseskan program penghematan energi nasional, SMP Negeri 2 Kroya mencanangkan Program Pengematan Energi di Lingkungan Sekolah. Secara garis besar, program penghematan energi di SMP Negeri 2 Kroya meliputi penghematan energi listrik, penghematan energi air, penghematan kertas dan ATK, serta pengelolaan sampah.
Beberapa hal yang menjadi kegiatan pokok dari program tersebut, antara lain:
1. Pembuatan dan pemasangan slogan yang berisi anjuran untuk menghemat energi.
2. Pembuatan mural tentang penghematan energi
3. Menanamkan kebiasaan kepada siswa tentang hemat energi, misalnya mematikan listrik di kelas ketika pelajaran sudah selesai.
4. Melakukan penghematan air tanah dengan menampung air hujan di torn air.
No comments:
Post a Comment