Oleh: Zaenal Arifin, S.Pd.,M.Pd.
Dalam memenuhi standar pendidikan, sekolah selalu meningkatkan kelengkapan di berbagai bidang, salah satunya bidang sarana dan pra sarana (sarpras). Dalam memenuhi standar bidang sarpras, tidak jarang sekolah harus melaksanakan pembangunan, baik merenovasi bangunan sekolah, maupun pengadaan bangunan baru, sehingga memenuhi standar yang ditetapkan oleh BSNP.
Kegiatan pembangunan oleh sekolah tersebut, tidak disadari menimbulkan permasalahan tersendiri, yaitu sampah sisa bangunan. Dengan semakin giatnya sekolah melaksanakan pembangunan, semakin banyak pula sampah sisa bangunan yang berserakan. Jika tidak segera dimanfaatkan, sampah-sampah tersebut justru membuat lingkungan belajar siswa di sekolah menjadi tidak kondusif.
Jika diamati, ternyata ada beberapa sampah bangunan yang bisa dimanfaatkan menjadi media pembelajaran. Di antaranya adalah bekas besi cor.
Paku bekas besar.
Paku bekas kecil (tripleks)
Kabel listrik bekas.
Sampah bangunan tersebut dimanfaatkan menjadi media yang diberinama Media PERANGSANG (Pemanfaatan Barang Sisa Bangunan). Media ini dimanfaatkan dalam pembelajaran IPA Kelas 9, materi Kemagnetan. Dalam pembelajaran tersebut, media PERANGSANG dipergunakan sebagai media praktikum mempelajari timbulnya medan magnet di sekitar arus listrik.
Pengalaman melaksanakan pembelajaran menggunakan Media PERANGSANG, kemudian ditulis menjadi sebuah buku ber-ISBN, berjudul MEDIA PERANGSANG UNTUK PEMBELAJARAN IPA DI SMP.
Buku tersebut dapat dipesan secara online melalui link: https://www.tokopedia.com/penerbitadab/media-perngsang-pemanfaatan-barang-sisa-bangunan-untuk-pembelaja.
Bagi yang berminat, segera pesan dan miliki buku tersebut! Semoga bermanfaat.
Luar biasa ya....dari barang bekas sajadapat dijadikan media, tinggal kita mulung aja bisa buat siswa menjadi heboh. ternyata dari yg sederhana menjadi luar biasa
ReplyDeleteteruslah berkarya sahabatku...........
Betul....
Delete